Cerita Sex : Ngesex Anak Tiri

No comment 3403 views

Jagobokep.comCersex artikel dewasa khususnya Cerita Sex, Pesta Sex, Cerita Dewasa –Sudah hampi satu bulan aku pulang pergi ke rumah sakit karena istriku sedang sakit lever yg cukup akut. Aku tinggal di rumah bersama satu pembantu dan Angel anak tiriku yg baru saja menginjak kelas satu SMA.

3

Sore itu aku baru pulang kantor dan hendak ke rumah sakit pukul 18.00 WIB, aku sedang duduk di teras depan sambil membaca koran harian sore.

“Sore yah… ini Angel buatkan teh buat Ayah..” sambil Angel memberikan secangkir teh kepadaku.

“Makasih Li…! ” jawabku padanya.

“Bibi kemana Li..?” tanyaku padanya, karena dari tadi pembantuku tidak kelihatan.

“Tadi katanya mau nengok saudaranya di Pulo Gadung..!” jawabnya.

Sore itu Angel kelihatan nampak sexy sekali, mengenakan bawahan pendek putih dan kaos tipis, sehingga tampak lekuk tubuhnya membuat libidoku menjadi bangun apalagi aku sudah lama tidak mendapatkan kenikmatan dari istriku.

“Ayah kelihatannya tampak lelah sekali ya yah… ?”

“Iya Li” jawabku.

“Angel pijitin ya yah…”

Lalu Angel tanpa dikomando sudah memijit kepalaku.

“Oh pijitan kamu enak sekali Li… !”

“Iya dong yah… ! ” jawabnya.

Aku dipijit Angel dari belakang dan jemari tangannya membuat aku semakin ingin menerkamnya. Dan tiba-tiba posisi Angel berganti memijatku dari depan sehingga dua gundukan payudara Angel tampak jelas terlihat. Sesekali tubuh Angel menempel ke tubuhku dan kontolku pun semakin keras mengacung ke depan.

Aku mencoba untuk tenang dan memejamkan mata, tapi ketika tangan Angel mulai memijat punggungku dan tubuhnya sangat rapat sekali dengan tubuhku, sehingga dengan sengaja aku majukan pinggulku.

“Ah… punya Ayah nyenggol lutut Angel nih……!!!” candanya padaku.

“Kalau nyenggol memangnya kenapa Li…?”

“Ah Ayah… Angel hentiin nih mijitnya..?!”

“Jangan dong sayang… Angel enggak kasihan sama Ayah… ?”

Lalu aku tarik pinggul Angel dan langsung Angel tertarik tubuhnya di pangkuanku. Angel mencoba untuk bangkit tapi aku malah mendekapnya.

“yah… ah… yah… jangan… dong…!!”

Tapi apa boleh buat posisi Angel sudah dalam pangkuanku, dengan kondisi berhadapan dan kedua kakinya tepat berada dalam sanggahan pahaku. Sementara bawahan pendeknya sudah agak sedikit tersingkap dan kontolku sudah menempel tepat di memeknya yg masih terbungkus celana dalam. Lalu aku tekan pinggul Angel dan pinggulku aku gesek-gesekkan ke arah pinggulnya dan terasa gundukan daging memek Angel terkena benggolan kontolku yg besar.

“yah ah… yah… ja… jangan… yah…gelii!!” Angel mencoba meronta tapi sesekali dia tampak sedikit menikmati karena di balik rontaannya terkadang ada satu gerakan pinggulnya yg mencoba mengimbangi irama gerakanku.

Angel mulai mengurangi gerakannya dan akupun semakin menggila. Aku keluarkan seluruh kontolku dari balik celanaku, sehingga makin menyembul keluar, lalu aku kulum mulut Angel dengan mesra. Awalnya dia agak kaku tapi lama-kelamaan mengikuti juga irama ciumanku.

Sleep… ah… sleeep ah… Angel mendengus ketika lehernya mulai kena oleh serangan bibirku.

“Ah… yah .. enak… yah… Angel belum merasakan seperti ini” rintihnya.

Lalu tangan kiriku mulai menelusup ke dalam bawahannya dan aku langsung merangsek ke bagian depan celana dalamnya. Terasa mulut memek Angel sudah basah. Jari-jariku menyisir bagian pinggir celana dalamnya dan aku singkapkan sedikit, sehingga aku merasakan lubang memek Angel sudah bebas tidak tertutup lagi oleh celana dalamnya. Lalu aku arahkan kontolku mencari lubang kemaluan Angel. Dan ketika aku tekan aku merasakan ujung kontolku sudah tepat di lubang memeknya dan ketika aku tekan.

“Ah… yah… ngilu… yah… ahhh… gelii !!!” Mata Angel tampak terbelalak.

“Bentar sayang Ayah masukin ya…” dan napasku makin mendengus.

“Tapi… yah… ah… ah… ge… geli… yah….!!!”

Ketika seluruh kontolku masuk merangsek memeknya yg masih sempit itu, kontolku merangsek masuk dan rasanya begitu sempitnya memek Angel.

LIHAT JUGA :  Cerita Sex: Demi Nilai Semesterku Apapun Kulakukan

“Ayah… aduh… Ayah… aduh… yah… ah… ah….!!!”

Angel mulai menjambak rambutku, ketika kontolku menghujami memeknya berkali-kali.

Sleep… slepp… sleep… plok… plokkk… antara pahaku dengan paha Angel saling berbenturan.

“Ahhh… aaah… aaaah… Ayah sudah yah….. Angel ngilu..!!!!”

“Bentar sayang… uh…. uhhh… Ayah lagi enak…..!!!”

Aku terus merojok-rojokkan kontolku pada memek Angel, sehingga Angel terkadang meringis menahan sakit tusukan kontolku. Tubuh Angel sudah mulai agak sedikit lunglai dan tersandar pada tubuhku, sedangkan pinggulku masih dengan perkasa menggoyang naik-turun sehingga seluruh kontolku keluar masuk ke memek Angel yg masih perawan itu.

“Ayah… Ayah…. enaaak… yah… ah…. ah… yah… kenapa jadi begini… yah…”

Tubuh Angel nampak sudah basah kuyup oleh keringatnya yg keluar deras dari pori-pori kulitnya.

“Oooh sayang… oh… punya kamu enak sekali… ooohh….!!!!”

Lalu aku hentak keras ke atas ketika ujung kontolku sudah terasa akan mengeluarkan spermaku.

Crooot…. crooot… creet…. ah… ah… aku dekap Angel dengan pelukanku begitu erat. Pinggulku aku tekan kuat-kuat ke arah memeknya. Seluruh spermaku masuk ke dalam memeknya dan Angelpun menjerit histeris.

“Ah… yaaaaahhhh…. ah…..”

Aku biarkan kontolku menancap di memek Angel. Aku merasakan denyutan rongga-rongga memek Angel. Kami terdiam sejenak, sementara Angel masih dalam dekapanku dengan rambut yg masih acak-acakan.

“Hmmm… yah… hmmm” Enak…” Angel mulai sedikit merajuk.

“Gimana sayang… enak enggak punya Ayah ?” sambil kukecup lembut bibirnya lalu kupandang mata indahnya.

“Ah… Ayah… ” dia tidak menjawab dan sambil tersipu kepalanya disandarkan di dadaku.

Lalu Angel merebahkan tubuhnya ke tubuhku dengan manjanya sambil jari-jari manisnya memainkan ujung rambut panjangnya.

“yah… Ayah puas engga?” tanyanya padaku.

LIHAT JUGA :  Cerita Sex : Pimpinan Bank

“Ayah puas sayang… punya Angel enak sekali… mandi bareng yuuk sayang… nanti pergi jenguk ibu di rumah sakit”

Angel mengangguk kecil dan kami akhirnya untuk pertama kali mandi bersama. Setelah mandi aku dan Angel pergi menuju rumah sakit.

author