Cerita Sex: Tante Nola Di Hajar Empat Pria

No comment 1687 views

Jagobokep.com – Cersex artikel dewasa khususnya Cerita Sex, Pesta Sex, Cerita – Aku tdk menduga sebelumnya bahwa sahabatku yg bernama Erik memiliki fantasy spontan dan menurutku sangat ekstrim. Seperti yg aku ceritakan sebelumnya dgn wajahnya yg seperti anak baik-baik tp ternyata dia benar-benar liar. Ibunya ia perkosa dan sekarang ibunya telah menjadi budak seks utk memenuhi segala hasrat nafsu birahinya.

cerita-sex-tante-ajeng-di-hajar-empat-pria

Setelah aku menggempur ibunya erik yg bernama Tante nola, erik jadi semakin sering bersama-sama dgnku. Sehingga aku tdk berani menghubungi Tante nola sebab aku takut jika aku menghubungi Tante nola akan terjadi hubungan istimewa antara aku dan Tante nola. Dan jika itu terjadi besar kemungkinan hubungan aku dan erik akan menjadi buruk. Makanya, hp pemberian dari Tante nola tdk aku gunakan dan aku simpan baik-baik di dlm kamarku.

Siang itu erik kembali menjemputku di depan sekolah. Setelah bercakap sebentar aku pun langsung naik ke atas sepeda motornya. Di perjalanan tak ada sepatah katapun yg ke luar dari mulutnya. Makanya aku pun santai saja dan gak peduli mau dibawa kemana pun juga.

Ternyata aku dibawa menuju rumahnya. Rumah besar dan mewah yg hanya dihuni oleh erik, Tante nola, dan Bu rati pembantunya. Walau aku belum pernah bercakap-cakap dgn Bu rati tp aku merasa sdh kenal baik sebab, erik kerap bercerita tentang pembantunya tersebut.

Masuklah aku bersama erik ke dlm rumahnya yg mewah tersebut. Di ruangan bersantai tempat menonton tv terlihat Tante nola sedang duduk sambil membaca majalah. Aku menjadi menduga-duga, “pasti erik ngajakin aku ngentot ibunya lagi! makanya ia langsung ajak aku ke rumahnya.” bisikku dlm hati.

Kami pun berjalan mendekat menghampiri Tante nola. Kemudian Tante nola pun tersadar dgn kehadiran kami dan segera menyimpan majalahnya. Pipi erik dikecupnya dgn lembut. Begitu juga aku, ketika aku hendak mencium tangannya, Tante nola dgn cepat mencium pipiku pula. Senang bukan main sebab, dgn begitu berarti aku dan erik disayangi oleh Tante nola.

erik langsung pergi menuju kamarnya. Sedangkan aku ikut duduk bersama Tante nola di sofa putih yg lembut dan empuk.

“kamu kok gak ngehubungi tente. Apa hp yg tante kasih rusak atau hilang?” tanya Tante nola.
“ada tante hpnya baik-baik saja. Cuma beberapa hari ini erik kan sering sama-sama aku terus. Makanya aku belum ngehubungi tante karena takut erik tahu, nanti jadi salah paham.” jawabku dgn polos.
“oh begitu. Kamu sdh makan?”
“belum tante. Tar aja aku belum lapar kok.” jawabku sambil menonton tv.

erik sdh berganti pakaian. Ia segera duduk dan ikut ngobrol sambil meluk dan meremas-remas tubuh serta susu Tante nola. Aku yg melihat hal tersebut cuma bisa geleng-geleng kepala saja sambil tersenyum agak geli. Walaupun aku sebernarnya sangat terangsang melihat baju daster kuning yg dipakai Tante nola terangkat karena ulah erik sehingga celana dlm hitam yg dikenakan ibunya itu terlihat mataku. Tp aku mencoba biasa-biasa saja sambil mengalihkan pandangan ke arah tv.

“mam, di belakang ada orang yg lagi kerja ya?” tanya erik pada Tante nola.
“iya, kebetulan mamah kan libur hari ini jadi mamah suruh orang betulin pintu dan jendela belakang.

Kayunya udah rapuh dan ada dinding yg udah retak juga. Kebetulan Bu rati kenal sama tukang bangunan jadi dipanggil aja ke sini suruh betulin.” jawab Tante nola.

Setelah bincang-bincang itu erik segera nyelonong ke belakang. Aku dan ibunya ditinggalkan berduaan lagi. Kami pun ngobrol-ngobrol.

Ketika sedang asik ngobrol dgn Tante nola, erik muncul disertai dua orang lelaki yg rupanya kuli bangunan yg sedang bekerja di rumahnya. Badan kuli itu hitam dgn wajah yg terlihat garang. Tp tubuh mereka berbeda, yg satu sdh agak tua, tubuhnya tinggi dan perutnya agak buncit sedangkan yg satu tingginya sama dgnku dgn badan kurus tp berotot dan mungkin usianya 4 atau 5 tahun lebih tua dariku.

“liat bang, sexy gak tuh?” tanya erik kepada kedua kuli bangunan tersebut.

Kedua kuli itu tak menjawab apa-apa. Terlihat wajah mereka yg hitam dan garang itu menjadi padam karena malu. Namun, mata mereka sesekali tampang mencuri-curi pandang ke arah tubuh Tante nola yg putih, seksi, dan mulus.

“kenapa bang diem aja? mau ngentot gak?” tanya erik pada kedua kuli tersebut.

Aku yg mendengar itu kaget bukan main. Mengapa erik sampai berbuat demikian? Aku tatap wajah Tante nola dan tampaklah kulit wajahnya semakin pucat pasi. Aku tahu bahwa ibunya merasa dipermalukan oleh anaknya sendiri sekaligus gelisah karena memikirkan rencana anaknya.

“mah, buka dong bajunya, biar mereka bisa liat tubuh indah mamah!” pinta erik pada ibunya.

Tante nola diam saja sambil matanya melotot buas ke arah erik. Sedangkan erik dgn tenang membalas tatapan tajam ibunya itu dgn wajah biasa-biasa saja sambil cengengesan. Aku menjadi merasa tdk nyaman berada dlm kondisi demikian. Awalnya aku merasa nyaman ngobrol dgn Tante nola sampai kenyamanan itu hilang karena ulah erik yg membawa dua kuli bangunan itu ke dlm rumah dan meminta ibunya utk telanjang.

Aku sesungguhnya kasihan pada Tante nola karena pasti batinnya tertekan. Dgn santai, erik mendekati ibunya dan duduku di sampingnya.

“ayo dong mah, buka baju mamah. Biar mereka bisa liat tubuh seksi mamah. Aku janji tdk akan aneh-aneh lagi. Ini yg terakhir mah!” desak erik pada Tante nola dgn suara agak berbisik.
“enggak Ros! mamah gak mau! kamu pikir mamah itu wanita murahan?” jawab mamahnya.
“mah, sekali ini aja. Udah ini erik gak minta macem-macem lagi. erik janji!” kata erik terus mendesak ibunya.

Tante nola yg berada di sampingku terus berdebat dgn erik. Aku serba salah sehingga aku lebih memilih diam karena bingung harus berbuat apa. Terlihat Tante nola sampai mengeluarkan air matanya. Ingin rasanya aku pergi karena aku pun merasa sangat tdk nyaman dgn kondisi demikian.

Setelah perdebatan itu usai, akhirnya Tante nola menuruti kemauan erik dgn syarat bahwa ini yg terakhir meminta Tante nola menuruti kemauan erik. erik pun setuju dan berjanji bahwa ia tdk akan meminta yg macam-macam lagi.

Wajah Tante nola tampak kacau ketika ia melepas dasternya. Tampaklah ia yg kini hanya mengenakan bh dan celana dlm berwarna hitam. Aku lihat kedua kuli itu melongo melihat Tante nola.

“bang pada nunggu apa sih? ayo dong bang pada di buka juga bajunya!” pinta erik pada kedua kuli bangunan yg tak berkedip melihat keindahan tubuh Tante nola.

Seolah tersadarkan oleh ucapan erik, kedua kuli itu kemudian membuka pakaiannya hingga tersisa celana dlm saja yg melekat ditubuh mereka. erik pun lantas menginstruksikan mereka utk mendekat ke arah ibunya yg berada di sampingnya.

Dgn ragu-ragu kedua kuli itu berjalan mendekati Tante nola. Setelah mereka berdiri dihadapan Tante nola, erik menyuruh ibunya utk mengoral penis kedua kuli tersebut. Dgn wajah tak karuan, Tante nola pun langsung melorotkan celana dlm kedua kuli itu dgn agak kasar. Tampaklah kedua penis hitam di hadapan Tante nola. Ukurannya cukup besar dan ukuran penis kedua kuli itu hampir sama besar serta panjangnya.

Ragu-ragu Tante nola mulai mengoral penis kuli itu bergantian. Ketika mengoral penis kuli yg sdh agak tua yg tubuhnya tinggi dan perutnya agak buncit, tangan Tante nola mengocok-ngocok penis kuli yg muda yg tubuhnya kurus tp berotot. Begitu aksi Tante nola secara bergantian memanjakan kedua penis kuli tersebut.

Ketika Tante nola sedang mengoral bergantian penis kedua kuli bangunan yg sedang bekerja di rumahnya, erik pun melepaskan bh hitam yg dipakai Tante nola sehingga susu besar dgn puting besar itu mulai bergelayut mengiringi gerakan Tante nola memaju mundurkan kepalanya mengoral penis. Tangan erik dgn gemas meremas-remas susu Tante nola sambil tersenyum penuh gairah kemenangan.

erik pun membimbing tubuh Tante nola agar berdiri agak menungging. Tante nola pun menuruti dan mulai menunggingkan pantatnya sambil terus mengoral penis kedua kuli itu secara bergantian. Dgn agak gemas erik meremas-remas pantat montok ibunya sebelum akhirnya mempersilakan aku utk bermain dgn meqi Tante nola.

Entah mengapa, aku yg awalnya merasa tdk nyaman dan agak kesal karena ulah erik yg tega pada ibunya, kini dgn penuh gairah birahi mulai menurunkan celana dlm Tante nola. Terlihat meqi tembem dgn kulit putih mulus tanpa bulu itu begitu menggoda birahiku. Dgn perlahan kudekatkan wajahku utk mencium, menjilat lubang meqinya. Tercium bau harum dihidungku.

Meqi Tante nola basah oleh lendir birahinya. Dgn perlahan-lahan aku jilati itilnya, aku kenyot-kenyot perlahan, dan ku putar-putar lidahku perlahan di lubang meqinya yg merah menggoda. Sehingga tubuh Tante nola bergetar mendapat sensasi di meqinya.

“mmmmppphhh ooooouuuhhhhhh.” desah Tante nola sambil terus mengoral penis kedua kuli itu secara bergantian.

Aku terus melakukan aksi menghisap, menjilat, dan mengenyot itil serta lubang meqi Tante nola secara perlahan. Terlihat erik sdh bugil dan kemudian berdiri di antara kedua kuli itu utk mendapat oral dari Tante nola.

Setelah semakin basah meqi Tante nola oleh lendir birahi yg bercampur dgn liurku, aku mulai mempercepat gerakan lidah serta mulutku utk menghisap, menjilat, dan mengenyot lubang meqinya sampai itilnya yg sdh menonjol mengeras.

Aku semakin hanyut dlm birahi. Kini aku mulai menjilati dan menusuk-nusuk lubang dubur Tante nola dgn lidahku sambil jari tengah tangan kiri aku tusukkan ke dlm lubang meqi Tante nola. Terdengar erangan dan desahan Tante nola berkali-kali ke luar dari mulutnya. Aku kobel-kobel lubang meqinya dgn jari tengahku. Terasa semakin basah dan hangat lubang meqinya.

Belum sampai sepuluh menit, erik memintaku menghentikan aksiku yg sedang asik bermain dgn meqi dan dubur ibunya. Aku pun menuruti dan segera bangkit berdiri. Kemudian erik menyuruh kuli yg masih muda utk duduk di sofa. Ketika kuli itu sdh duduk di sofa, erik mengintruksikan ibunya utk memasukkan kelamin kuli itu ke lubang meqinya. Dgn posisi WOT sambil membelakangi tubuh kuli itu, Tante nola membimbing penis kuli tersebut menuju lubang meqinya. Dgn perlahan Tante nola mulai menurunkan pinggulnya menduduki penis kuli bangunan itu yg sedikit demi sedikit terbenam di lubang meqinya.

Dgn lincahnya, Tante nola mulai mengoyang pinggulnya dan dikombinasi dgn kocokan naik turun dgn agak cepat. Sehingga kuli tersebut mengerang-erang penuh kenikmatan.

erik kembali berdiri dihadapan ibunya di ikuti oleh kuli yg agak tua. Dgn penuh nafsu Tante nola mengulum penisnya anaknya sambil sebelah tangannya mengocok-ngocok dgn cepat penis kuli yg perutnya agak buncit itu.

Ketika aku hendak melangkah mendekat ke hadapan Tante nola, aku lihat Bu rati bengong melihat ke arah penisku. Aku pun diam dan tak jadi melangkahkan kaki. Sampai akhirnya, mata kami saling tatap dan dgn wajah malu karena ketahuan sedang memperhatikan penisku, ia pun segera menghilang ke dlm dapur.

Ketika aku berada di hadapan Tante nola yg sedang mengoral secara bergantian penis erik dan kuli itu, penisku pun dikocok-kocok oleh tangan kirinya Tante nola.

Tak sampai 5 menit, kuli kurus yg sedang ngentot meqi Tante nola itu telah mencapai orgasme sambil mengerang penuh kenikmatan. Ketika orgasme kuli yg masih muda itu surut perlahan-lahan Tante nola melepaskan meqinya dari penis pria tersebut. Terlihat sperma yg begitu banyak meleleh dari lubang meqi membasahi paha dan lantai rumahnya.

LIHAT JUGA :  Cerita Sex : Stres Akibat Kuliah

Kemudian erik meminat ibunya duduk di sofa sambi mengangkangkan kedua kakinya. Sehingga meqi merah merekah itu terlihat begitu indah dgn bibir meqinya yg tembem. erik pun menyuruh kuli yg agak tua utk memasukan penisnya ke lubang meqi ibunya. Dgn penuh nafsu, kuli itu langsung mengarahkan penisnya ke lubang meqi Tante nola.

Setelah penisnya terbenam, segeralah kuli itu menggenjot maju mundur dgn cepat. Tampak wajah Tante nola menikmati genjotan penis di dlm lubang meqinya sehingga ia pun kembali mendesah-desah.

Aku dan erik segera naik ke atas sofa. Sambil berlutut di sebelah kiri Tante nola, aku arahkan penisku ke mulut Tante nola sedangkan erik yg berlutut di sebelah kanan Tante nola mendapat giliran dikocok oleh tangan kanan Tante nola.

Terasa nikmat dan hangat sekali penisku di dlm mulut Tante nola. Sungguh rasanya enak sekali ketika penisku dijilat, dikulum, dan disedot-sedot dgn lembut oleh Tante nola. Begitulah secara bergantian Tante nola memberikan oral dan kocokan pada penisku dan penis erik.

“mmmppphhhhhh aaaaaahhhh, mmmmppphhhhh ooooouuuuuhhh. eeeeehhhmmmm.” desah Tante nola mendapat genjotan sangar dari kuli bangunan sambil mulut dan tangannya tetap mengoral dan mengocok penisku dan erik secara bergantian.

Terlihat tubuh kuli itu sdh bercucuran keringat. Sehingga kulit hitamnya mengkilat. Ia begitu bernafsu menggenjot dgn cepat penisnya masuk ke dlm lubang meqi Tante nola yg tembem dan mulus tanpa bulu.

Ku lihat mulut kuli yg agak tua itu menganga karena desah yg ke luar karena merasakan nikmat pada penisnya. Sehingga ia pun menghentikan gerakannya dan membiarkan penisnya terbenam di dlm lubang meqi Tante nola. Rupanya Tante nola mendapat orgasme. Badannya meliuk-liuk kemudian mengejang-ngejang sambil tangannya mencengkram agak kuat penisku dan penis erik.

“oooooouuuuhhh mmmmppphhhhh , aaaaauuuhhhh mmmmppphhhhh . oooooouuuuuuhhhh mmmmppphhhhh .” lenguh Tante nola ketika mendapat orgasme.

Ketika mereda orgasme Tante nola, pria yg menindihnya kembali memompakan penisnya ke dlm lubang meqi Tante nola dgn cepat. “plok plok plok” bunyi khas tersebut kian nyaring terdengar.

Penisku kembali mendapat kuluman, jilatan dan kenyotan lembut dari Tante nola yg sdh kembali bernafsu sambil tangannya mengocok-ngocok penis anaknya. kembali secara bergantian penisku dan penis erik dioral dan di kocok oleh tangannya.

Tak lama sesudah Tante nola orgasme, pria kuli yg agak buncit perutnya itu kian mempercepat memaju mundurkan penisnya ke dlm lubang meqi Tante nola. Rupanya pria kuli itu kini sedang memburu orgasmenya. Dan akhirnya sambil mengerang cukup nyaring, pria itupun mendapatkan orgasmenya. Tubuhnya mengejang sambil menurunkan kecepatan maju-mundurnya dgn perlahan ia menghentak-hentakkan pinggulnya seiring sperma yg meluncur dari lubang kencingnya ke dlm lubang meqi Tante nola.

Tersungging senyum penuh kepuasan di wajah pria hitam setelah puas mengentot Tante nola. Sedangkan nafasnya terengah-engah karena persetubuhan yg liar tersebut.

Dgn perlahan, pria tersebut mencabut penisnya dari dlm lubang meqi Tante nola. Spermanya pun ikut meleleh ke luar dari dlm lubang meqi Tante nola.

“sdh puas bang? ayo tunggu apalagi silakan abang berdua kerja lagi di belakang!” perintah erik pada kedua kuli bangunan itu.

Setelah mengenakan pakaiannya kembali, kedua kuli itu pun segera melangkahkan kakinya menuju halaman belakang rumah erik utk bekerja kembali.

Kini erik yg sdh sangat bernafsu, mengarahkan tubuh ibunya menuju pangkuannya. sambil saling mendekap, mereka ngentot dgn gaya WOT di atas sofa. Perlahan-lahan Tante nola mengarahkan penis anaknya ke dlm lubang meqinya. Ketika penis erik sdh berada di mulut lubang meqinya, Tante nola pun menurunkan pinggulnya perlahan-lahan membenamkan penis anaknya ke dlm lubang meqinya.

“ooooooooohhhhhhh, mmmmppphhhhh .” desah Tante nola saat penis anaknya terbenam seluruhnya di dlm lubang meqinya.

Aku segera bangkit berdiri di atas sofa menghadapkan penisku kehadapan wajah Tante nola. Tante nola mengerti dgn maksudku, ia pun langsung mengoral penisku dgn gemas. “Wow” mataku terbelalak ketika ujung lidah Tante nola mengorek-ngorek lubang kencingku. Walaupun agak ngilu tp kenikmatannya sungguh luar biasa.

Tante nola menggoyang pinggulnya dgn liar serta mengkombinasikan gerakannya dgn naik turun secara cepat mengocok penis erik. Sambil tetap mengoral dan meremas biji pelerku dgn lembut, mulutnya terus mengeluarkan desah dan erangan.

Aku minta pada Tante nola utk membasahi penisku dgn ludahnya. Tante nola pun meludahi penisku sambil diratakan oleh tangannya ke seluruh penisku dari kepala sampai pangkal penis.

Setelah cukup banyak ludah di penisku aku segera turun dari sofa. Aku ludahi lubang dubur Tante nola dan meratakan ludahku diduburnya dgn jari tangan kiriku. Aku mulai arahkan penisku ke dlm lubang dubur Tante nola. Aku mulai tekan pinggulku supaya penisku dapat masuk ke dlm lubang duburnya degan perlahan-lahan. Kepala penisku sedikit demi sedikit menerobos masuk ke dlm lubang dubur Tante nola. Sampai akhirnya penisku merasakan begitu peret dan tercengkram di dlm lubang duburnya.

Perlahan-lahan aku mulai memaju mundurkan pinggulku mengocok penisku ke dlm lubang duburnya yg peret dan mencengkram itu. Terasa sesak sekali. Sehingga aku merasakan kenikmatan tiada tara.

Ketika lubang duburnya telah dapat menyesuaikan dgn penisku, aku mulai maju mundur dgn agak cepat. Sehingga Tante nola tak henti-hentinya mendesah dan mengerang ketika ia mencapai orgasme dgn kedua penis yg tertancap di meqi dan duburnya.

Terasa kedutan lubang dubur dan cengkraman kuat pada penisku yg terbenam didalam lubang duburnya. Tubuhnya mengejang-ngejang. lenguhannya membahana karena agak keras ke luar dari mulutnya.

” oooooouuuuuuhhhhhhh mmmmppphhhhh.” lenguhnya ketika Tante nola orgasme.

erik memintaku mencabut penis dari dlm lubang dubur ibunya sekaligus meminta ibunya utk turun dari pangkuannya. Kemudian aku duduk di sofa dan Tante nola pun segera bangkit kembali duduk di pangkuanku sambil memunggungiku. Dgn perlahan ia memasukan penisku kembali pada lubang duburnya. Tanpa kesulitan penisku sdh terbenam di lubang duburnya.

erik kemudian mengangkat kedua kaki ibunya sehingga punggung Tante nola rapat dgn dadaku. Kulit punggunggunya yg basah dgn keringat terasa lembut menyentuh kulit dada dan perutku.

Kemudian erik mengarahkan penisnya ke dlm lubang meqi Tante nola. Setelah masuk, erik mulai mengocok maju mundur dgn cepat sedangkan aku dgn susah payah mulai menaik turunkan pinggulku menancapkan penisku mengocok ke dlm lubang dubur.

Walaupun cukup sulit, aku tetap merasakan desakan penisku di dlm lubang dubur Tante nola yg peret dan mencengkram. Hangat lubang dubur Tante nola menjalar dari kepala penis sampai pangkal penisku.

Hampir 15 menit erik dan aku mengocok lubang meqi dan dubur Tante nola dgn penis kami, akhirnya erik mendapat orgasmenya. erik pun menghentikan gerakan maju mundurnya menikmati luncuran sperma dari penisnya ke dlm meqi ibunya.

Usai terkuras spermanya, erik kemudian melepas penisnya dari dlm lubang meqi Tante nola. Ia langsung pergi ke dapur tanpa mengenakan bajunya kembali.

Tante nola kemudian turun dari pangkuanku setelah melepas ke luar penisku dari dlm lubang duburnya.

“ji, kita lanjut di kamar tante ya! cepet ambil baju kamu.” ajak Tante nola padaku.

Aku segera bangkit dan memunguti bajuku yg berserakan di lantai. Kemudian mengikuti langkah Tante nola menuju kamarnya.

Di dlm kamarnya, Tante nola memintaku duduk dulu di kasurnya yg empuk dan dibalut sprei kasur yg lembut. Aku pun menuruti perintahnya sedangkan ia langsung menuju kamar mandi yg berada di dlm kamarnya utk pipis dan membersihkan sperma di dlm lubang meqinya.

Tak begitu lama menunggu, Tante nola telah kembali. Ia langsung mendaratkan ciumannya di bibirku. Aku pun segera membalasnya sehingga kami berciuman dgn buas. Lidah kami saling lilit, saling hisap. Sehingga tak terasa liur meleleh dari dlm mulut dan membasahi dagu kami.

Perlahan aku mulai telusuri lehernya dgn lidahku. Aku kenyot-kenyot perlahan supaya tdk meninggalkan bekas merah pada lehernya. Sambil menjilat dan mengenyot-ngenyot lembut leher Tante nola, aku mulai arahkan tanganku utk meremas dan memilin susu besar dgn puting merah yg cukup besar dan keras.

Aku terunkan lidahku ke arah susunya yg besar dan kenyal itu. Aku jilati, aku hisap, dan aku kenyot-kenyot dgn gemas. Sehingga cukup banyak bekas cupanganku di kedua susu Tante nola.

Tante nola yg sdh sangat bernafsu sdh tdk tahan lagi sehingga tubuhku didorongnya cukup keras membuatku telentang di atas kasurnya. Dgn ganas ia naik di atasku. Tp aku balas membanting tubuhnya sehingga Tante nola telentang di sampingku.

Aku segera berjongkok di depan meqi Tante nola dan memikul kedua kakinya pada pundakku. Kemudian aku arahkan penisku ke dlm lubang meqinya dan mendorong penisku secara perlahan-lahan masuk ke dlm lubang meqinya. Terasa lubang meqinya begitu sempit utk ukuran penisku yg panjangnya sampai ke udel dgn besar sekitar empat jari.

Ketika penisku sdh terbenam, aku mulai memaju mundurkan penisku dgn perlahan. Gayaku berjongkok memompa maju mundur pinggulku persis kodok yg hendak melompat. Sedangkan tanganku berpegangan sambil meremas-remas kedua susu Tante nola yg besar dan kenyal.

“aaaaaaaaaauuuuuhhhhh jiiiii, mmmmppphhhhh aaaaaaaauuuuuuhhhh.” desah Tante nola menikmati kocokan penisku pada meqinya.

Semakin lama, aku menambah kecepatan kocokan penisku. Sampai akhirnya lebih dari 5 menit aku minta Tante nola berganti gaya bercinta.

Sambil sama-sama berbaring miring, aku tusukkan penisku ke dlm lubang meqi Tante nola. Sebelah Tanganku aku gunakan utk mengangkat sebelah kaki Tante nola supaya aku lebih mudah melakukan tusukan maju mundur dgn leluasa dan cepat. Tp belum sampai 5 menit, Tante nola mengajakku berganti gaya bercinta lagi sebab ia merasa sulit bergerak mengimbangi gerakanku.

Doggy style menjadi alternatif kami. Tante nola pun segera nungging di atas kasur sedangkan aku berlutut di belakang pantatnya. Aku mulai bimbing penisku utk masuk kembali ke dlm lubang meqinya. Aku tusukkan penisku dan memaju mundurkan pinggulku dgn cepat sambil kedua tanganku memegang kedua bongkahan pantatnya yg montok.

“aaaaaaauuuuuhhhhh mmmmppphhhhh, aaaaaaaaauuuuuhhh mmmmppphhhhh.” desah Tante nola yg tak henti-hentinya ke luar dari mulutnya.

Tante nola mulai mengikuti gerakanku dgn menggoyang-goyang pinggulnya memutar-mutar. Terasa penisku bagai diremas-remas. aku terus memaju mundurkan penisku dgn cepat. Kurang dari 3 menit dgn gaya doggy style, Tante nola mendapatkan orgasme kembali. Tubuhnya mengejang dgn pinggang meliuk-liuk seksi. Sedangkan meqinya berkedut-kedut dan mencengkram penisku cukup panjang dan lama.

“oooooooohhhhhhhh mmmmppphhhhh oooooouuuuuuhhhhhh.” lenguh Tante nola menikmati orgasmenya.

Aku berhenti memaju mundurkan pinggulku supaya Tante nola lebih menikmati orgasmenya. Terasa hangat cairan orgasmenya pada penis dan membasahi sampai pangkal penisku.

LIHAT JUGA :  Cerita Sex: Terbuka Nya Rahasia Mama

Ketika kedutan dan cengkraman meqinya sdh surut, aku segera mengocok kembali lubang meqinya dgn cepat. Sehingga Tante nola kembali mendesah. Tanganku yg sedari tadi diam di atas pantatnya yg montok, kini aku gunakan utk meremas-remas dgn gemas kedua bongkahan pantat Tante nola.

Tubuh kami sdh semakin memerah dan basah oleh keringat yg terus bercucuran. Sedangkan pinggulku terus mengocok maju mundur ke dlm lubang meqinya.

Tampak dari gerakannya, Tante nola sdh kelelahan sehingga aku menyarankan utk berganti gaya.

Tante nola setuju dan segera telentang sambil membuka pahanya lebar-lebar. Aku segera menindihnya dan memasukan penisku ke dlm lubang meqinya lagi. Sambil berpelukan aku genjot dgn cepat.

Kedua kaki Tante nola saling silang di atas pinggangku. Sambil saling memeluk kami pun berciuman kembali tanpa menghentikan genjotan ke dlm lubang meqinya.

“mmmmppphhhhh ooooooohhhhhh mmmmppphhhhh , oooooooohhhhhh.” desah Tante nola terasa hangat menjamah pipiku.

Aku percepat gerakanku ketika penisku mulai merasakan gatal dan geli di dlm lubang meqi Tante nola. Sehingga mulut Tante nola pun terus mengeluarkan desahan diiringi erangan sambil memejamkan matanya. Sedangkan kedua tangannya mencengkram erat punggungku.

Tubuhnya mulai gelisah dan mengejang-ngejang. Aku rasakan penisku dicengkram di dlm lubang meqinya. Sedangkan kedutan-kedutan meqinya semakin kuat terasa. Dan kami pun sama-sama orgasme.

“ooooooooohhhhhhh mmmmppphhhhh, eeeeeehhmmmmm mmmmppphhhhh.” lenguhan orgasme Tante nola terasa hangat nafasnya menyentuh kulit pipiku.

Aku hentikan genjotanku utk menikmati sensasi orgasme penisku yg menyemprotkan sperma sambil merasakan kedutan dan cengkraman meqinya yg hangat karena mengeluarkan cairan orgasmenya Tante nola. Sungguh nikmatnya orgasme bersamaan.

Akhirnya, orgasme kami mereda. Sambil tetap berpelukan aku kecup bibir dan jidat Tante nola dgn lembut. Perbuatanku itu ternyata direspon dgn senyum yg menawan dari Tante nola yg cantik. Sungguh-sungguh cantik Tante nola dgn senyum menawannya.

Perlahan-lahan, aku cabut penisku dari lubang meqinya. Mengalirlah cairan spermaku dan cairan orgasme Tante nola ke luar dari lubang meqinya membasahi sprei kasurnya yg lembut.

Aku pun segera bangkit dan meminta ijin menggunakan kamar mandi Tante nola utk mandi membersihkan tubuhku.

Setelah selesai mandi, aku lihat Tante nola tertidur pulas di kasur. Aku pun menghampirinya dan menyelimuti tubuhnya yg masih telanjang. Kemudian dgn lembut aku kecup keningnya sebelum meninggalkan kamarnya.

Aku segera mencari erik di dlm kamarnya. Tampak ia sedang bersantai merokok sambil bertelanjang dada.

Kami pun menghabiskan waktu utk merokok sambil bermain PS di kamar erik.

Sekitar pukul 9 malam, sesudah ikut makan malam bersama Tante nola dan erik, aku pamit pulang. Selama makan malam, Tante nola enggan bicara dgn anaknya. Rupanya Tante nola masih kesal terhadap erik.

author